Sembuh dari Asam Lambung GERD Pengalaman Pribadi

Sudah hampir 9 bulan, setelah asam lambung saya kumat atau bisa dikatakan jarang kambuh dan semoga tidak kambuh lagi. Saya sempatkan untuk menulis pengalaman saya tentang asam lambung yang saya alami selama ini. Banyak yang berpikir asam lambung naik atau yang sekarang banyak dikenal dengan GERD. Jujur saja, saya tidak terlalu paham dengan perbedaan dengan isitlah tersebut, tetapi yang saya alami nyeri di ulu hati dan parahnya sampe muntah. Oke, kita singkat saja dengan awal mula gejala yang timbul, pertama dulu yang saya rasakan adalah sakit tenggorokan yang tidak kunjung sembuh, saya pikir ini sakit tenggorokan pada umumnya, terus saya beli obat di apotek berwarna kuning seperti permen. Saya "makan" hingga tidak kunjung sembuh. 

Sakit di tenggorokan tidak mereda, akhirnya saya mencoba dengan obat lain, yang labelnya obat pereda nyeri. Saya sengaja tidak spill merknya, mohon maaf.  Dan akhirnya nyeri pada tenggorokan tidak begitu hilang malah ditambah dengan gejala batuk sampe beberapa hari. Saya putuskan untuk minum obat batuk pada umumnya, dan batuk juga tidak kunjung sembuh. Akhirnya saya putuskan untuk obat alternatif lainya yaitu saya mengonsumsi obat herbal (jamu) untuk batuk. Dan ini yang perlu saya garis bawah i adalah, saya mengonsumsi jamu tersebut dalam keadaan perut kosong pagi hari, sebelum makan. Pertama tama baatuk mulai menghilang tapi tidak 100%. Setelah beberapa hari masih merasakan batuk, saya tetep minum obat batuk rutin. Kesalahan saya selanjutnya adalah saat itu baru musim buah durian, saya memang suka dengan buah tersebut, dan saya mengonsumsi dengan pedenya. 

Ada sekitar, 3 minggu tidak ada perubahan dengan batuk saya tetap konsumsi obat batuk dan jamu tersebut. Pada saat itu sudah mulai terasa ada ada yang tidak beres dengan perut saya. Saya langsung meminum obat lambung pada sorenya, tetapi sampai malemnya tidak kunjung reda sakitnya, dan saat itu juga saya tidak memakan apapun, karena batuk terus menerus sampai tidak merasa lapar. Sampe malemnya belum reda sakit pada lambung tersebut saya langsung ke rumah sakit karena sudah tidak kuat lagi menahan sakit tersebut. Sampai di rumah sakit, saya segera di inject untuk sakit lambung, dan saya merasa enakan pada lambung saya. Tetapi saat ada check dokter, saya yang sangat menyangkan dokter tersebut adalah, ini bisa jadi penyumbatan di ureter. Saya yang saat itu panik langsung bisa dikatan down. Langsung lambung saya sakit lagi yang mual sampe muntah muntah tidak keluar apapun. Dan akhirnya saya di infus vitamin / cairan karena saat tensi saya rendah sekali, siapa yang tidak syok mendengar berita seperti itu.

Pada akhirnya saya dan keluarga memutuskan untuk pulang saja karena saat itu malah di suruh opname. Dalam pikiran saya malah semakin jadi kacau. Sesampai di rumah, saya masih kepikiran dengan kata kata dokter tersebut, dan akhirnya saya memutuskan untuk USG perut untuk memastikan apa yang salah di dalam perut saya dan ada penyumbatan di ureter tersebut. Singkat cerita saya di USG di bagian semua perut, dan alhamdulillah tidak ada yang bermasalah. Dan saat itu saya sudah mulai tidak panik dengan kata kata pada kala itu. Tetapi selang beberapa hari lambung saya masih sering sakit pada malam hari, tetapi sejak saat itu saya sudah tidak minum obat lambung karena takut dengan asumsi, nanti ginjal gimana, dan lain lain. Hampir sekitar 3 minggu saya merasakan sakit pada lambung dengan dan berat badan saya turun sampe hampir 10 kg.

Setiap harinya kepala pusing, lemes dan seperti tidak ada tenaga. Dan mungkin saat itu saya sudah terkena GERD Anxiety, karena panikan merasa cemas dengan berita yang mengandung kata kata lambung ataupun penyakit dalam. Dan saya itu saya putuskan dengan mencari dokter spesialis lambung untuk cek keadaan lambung saya. Dengan segala kepanikan saya, ini saya sakit apa sebenarnya. Sudah melakukan USG dan dicek tidak ada masalah tapi masalah panik dan kecemasan masih berlanjut terus menerus. Akhirnya ketemu dengan dokter spesialis tersebut, dan diperiksa. Dokter tersebut juga bilang, ini ada masalah dengan lambung ataupun lainnya dengan melihatnya hasil tes USG sebelumya.

Saya pun pulang dengan keadaan gembira tentunya karena mendengar kabar tersebut. Tetapi beberapa hati lambung saya masih sering sakit dan cemas ataupun panik. Dengan pekerjaan di kantor yang sangat banyak dan target. Setelah pulang dari tempat kerja yang saya rasakan sakit lambung dan pusing juga, lemas dan lain lain. Akhirnya saya mencari dokter spesialis lambung yang lain untuk memastikan sebenarnya lambung saya ini kenapa?? dan akhirnya konsultasi dan berobat dengan dokter tersebut, saya menemukan dokter yang bisa di bilang tepat, karena semua yang saya keluhkan related sekali dengan apa yang saya derita. Saya dikasih obat lambung dari dokter tersebut dan saya memimum saat sakit. Singkat cerita kepanikan dan kecemasan itu kadang datang kadang pergi. Saya sempat ingat bahwa temen saya ada yang sakit lambung parah, langsung saya segera telfon teman saya itu. Saya ngobrol ngobrol  dan bertanya, saya kok sakit lambung tidak sembuh sembuh yaa??

Dengan sante teman saya langsung menjawab "Apa yang sedang kamu pikirkan saat ini? Pasti ada sesuatu yang kamu pikirkan dan mengganjal di hati dan pikiran kamu." lansung saya menjawab memang ada pak, karena umur teman saya lebih tua saya memanggilnya Pak. Langsung teman saya itu menjawab lagi, "Nah, coba sekarang singkirkan pikiran itu dan mencoba menyelesaikan "pekerjaan" atau masalah itu dengan satu satu" saya langsung mangguk mangguk dan menjawab terima kasih pak, coba saya dengarkan saran bapak. Setelah saat itu, saya menerapkan apa yang dikatakan teman saya itu, dan alhamdulillah sakit lambung saya lekas membaik dan jarang kambuh. 

yang peru saya garis bawahi adalah, percaya atau tidak sakit lambung pertama adalah dari beban pikiran dan hati dan dengan kacau. Saya jelaskan bukan di awal dari karena ternyata pada waktu itu beban perkerjaan saya sangat banyak dan dateline. Dan disamping itu sampai telat makan juga. Tetapi yang perlu diperhatikan pertama adalah pola pikiran kita yang terlalu overthinking bisa membuat lambung malah semakin sakit, percaya tidak percaya. Kalau ada orang yang sakit lambung pasti pertama yang ditanyakan habis makan apa? kok bisa sakit, telat makan yaa? dan lain lain. Memang bener semua itu ada kaitannya tetapi yang paling nomer 1 adalah "PIKIRAN". 

Pertama bisa kelola stres yang belebihan, mencoba tidak terlalu banyak pikiran atau rileks. Kedua makan yang teratur dan hindari pemicu asam lambung naik dulu, seperti pedas dan kafein tinggi. Ketiga kalau sudah merasa capek isitirahat atau bisa mendengarkan musik yang bisa bikin menjadi rileks. Itu tips dari saya untuk pejuang sembuh dari asam lambung. Semoga kita semua selalu diberi kesehatan tentunya. Aamiin..

Kelola stres Anda dengan baik, maka anda sudah 70% sudah sembuh dari Asam Lambung :)
Semangat !!!

Posting Komentar untuk "Sembuh dari Asam Lambung GERD Pengalaman Pribadi"